Wisata Alam dari lokasi vila istana bunga diantara Tebing Keraton atau lebih terkenal dengan Tebing Keraton Lembang berada di ketinggian 1200 Mdpl. Tebing ini menawarkan keindahan alam dari jejeran hutan pinus. Selain itu saat dari tebing ini, hamparan keindahan Kota Bandung bisa terlihat lebih apik. Tempat wisata yang sangat cocok bagi pencinta kegiatan alam
Selain menawarkan keindahan alam dan perbukitan, beragam
aktivitas menarik ada di sini. Mulai dari kegiatan menantang sampai kegiatan
relaksasi. Tidak salah memang tebing ini menjadi salah satu tujuan favorit
wisatawan yang berkunjung ke lembang.
Objek wisata ini bisa buka setiap hari. Jika tidak berkemah
bisa datang pagi hari untuk menikmati sunrise di Tebing Keraton. Sedangkan bagi
yang ingin menunggu sunset bisa datang sore hari.
Keindahan Kota Bandung dan alam perbukitan menjadi sajian
utama kawasan wisata perbukitan ini. Bentang alam yang eksotik didukung
infrastruktur wisata yang baik menjadi salah satu keunggulannya. Tidak
ketinggalan beragam kegiatan yang bisa tersedia di sini, semua akan menambah
pengalaman baru bagi pengunjung. Berikut beberapa kegiatan yang bisa dilakukan
di objek wisata ini
Tebing
di Lembang memiliki pemandangan alam yang menakjubkan. Dikelilingi hamparan
hutan, membuat wisatawan enggan untuk tidak berfoto. Terdapat beberapa tempat
foto favorit dan salah satunya adalah di bebatuan yang berada di pinggir
tebing.
Pengunjung
bisa duduk santai atau bergaya di batu/pinggir tebing tersebut sebelum berfoto.
Hasil foto akan terlihat menakjubkan. Apalagi jika mengambil foto pada pagi
hari saat masih berkabut. Namun, jika ingin berfoto di pagi hari, sebaiknya
sudah sampai di tebing pukul 05.00 WIB.
Selain
di atas tebing, pengunjung juga bisa berfoto di sepanjang jalur pendakian yang
dibuat pengelola. Hal tersebut karena di ujung tebing, ramai pengunjung yang
antre berfoto. Untuk mendapatkan pemandangan alam yang indah, bisa juga berfoto
dari gardu pandang.
Berada
di ketinggian memungkinkan pengunjung bisa melihat pemandangan matahari terbit
dan tenggelam. Jika datang waktu pagi hari, semburat kuning sinar matahari,
berpadu dengan hijaunya hutan dan kabut. Sedangkan saat sore hari, sinar
keemasan matahari bisa menjadi latar belakang untuk berfoto.
Waktu
terbaik untuk datang saat pagi hari yaitu 05.00-07.00 WIB. Namun, untuk
mendapatkan foto yang lebih bagus dan meminimalkan noise, bisa datang saat hari
biasa. Hal tersebut disebabkan akan lebih banyak pengunjung yang datang saat
akhir pekan
Di kawasan Tebing Keraton terdapat camping ground. Untuk
penggunaannya, bisa meminta ijin terlebih dahulu ke pengelola. Setelah itu,
malamnya bisa menikmati suasana Bandung dari tebing. Pengunjung bisa melihat
pemandangan lampu-lampu dari atas tebing seperti sedang di langit. Bisa juga
menghemat waktu untuk sampai di atas tebing di pagi hari, untuk berfoto.
Pengunjung
yang datang ke Tebing Keraton, tidak bisa langsung sampai di atas. Kendaraan
seperti mobil harus diparkirkan terlebih dahulu sebelum naik ke tebing. Untuk
sampai ke tebing perlu waktu 15-30 menit dengan berjalan kaki.
Di
sepanjang perjalanan dari tempat parkir ke puncak tebing, pemandangan hijau
hutan lebih mendominasi. Pemandangan yang indah akan membuat trekking lebih
menyenangkan, terutama jika beramai-ramai. Pengunjung bisa menyusuri lintasan
sambil sesekali berfoto sebelum sampai ke atas tebing.
Di
Tebing Keraton, Lembang terdapat onformasi seputar Sesar Lembang. Sesar atau
patahan ini menurut Pusat Studi Gempa Bumi memiliki panjang 29 km. dengan
pergerakan 3-5,5 mm/tahun ini, Sesar Lembang bisa merusak Bandung dan
sekitarnya.
Dengan
adanya rambu Sesar Lembang di dekat Tebing keraton bisa meningkatkan
kewaspadaan. Agar pengujung bisa belajar atau tahu lebih banyak, di papan rambu
dengan QR Code. Pengunjung terutama kaum muda, bisa melakukan pemindaian di QR
untuk mendapatkan informasi tersebut. Sehingga, selain berwisata, juga bisa
belajar untuk lebih waspada dan siaga terutama saat gempa bumi terjadi
Untuk sampai ke Tebing Keraton tidak hanya dengan berjalan
kaki namun juga bersepeda. Di kawasan wisata ini terdapat lintasan bersepeda
yang bisa dilewati. Saat melintas, baik naik atau turun, tidak jarang sepeda
harus digotong karena kondisi trek yang berbatu. Selain saat naik, menuruni
gunung dengan sepeda (downhill) menjadi salah satu atraksi favorit bagi pesepeda
Di Tebing Keraton sudah terdapat dek dengan alas dari kayu
dan di pinggirnya terpasang pembatas besi. Di tempat ini, pengunjung bisa
bermeditasi. Duduk sambil menenangkan pikiran sambil menikmati udara segar.
Hamparan pohon pinus bisa langsung terlihat setelah mencapai
anak tangga dari pintu masuk. Pengunjung bisa berfoto seperti di hutan pinus.
Ataupun bisa naik melewati lintasan dari konblok untuk sampai ke gardu pandang.
Sehingga pemandangan Bandung dan hutan pinus bisa dinikmati dari atas.
Transportasi
menuju kawasan wisata ini tidak terlalu sulit. Memang akan lebih mudah jika
menggunakan kendaraan pribadi. Namun jika pilihannya kendaraan umum pengunjung
bisa memulai dari rute terminal Leuwipanjang. Dari sini lanjutkan naik damri
jurusan Leuwipanjang – Dago turun di simpang Dago dan lanjutkan naik angkot
Ciburial.
Wisatawan
yang membawa mobil bisa memarkirkan kendaraan di Dago Pakar. Lalu trekking
menuju Tebing Keraton. Pengunjung yang membawa motor bisa langsung ke lokasi
namun harus berhati-hati karena kondisi jalan yang tidak terlalu bagus.
Pengelola kawasan wisata ini sudah menyediakan fasilitas
umum. Beberapa di antaranya adalah tempat untuk beribadah dan juga kamar mandi.
Di sekitar area wisata, banyak warung dengan beragam makanan dan minuman.
Kawasan wisata Tebing Keraton ini berada di Lembang,
Ciburial, Cimenyan, Bandung Barat, Jawa Barat 40198